KFC Now 100% Organic Rice

Sejalan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang makin memperhatikan kualitas kesehatan dan makanan yang dikonsumsinya, Kentucky Fried Chicken (KFC) turut mencanangkan KFC Go Organic 2010, yang dilakukan mulai April 2008 lalu di seluruh Jawa Tengah.

Program ini merupakan kerja sama KFC dengan PT Biotech Inti Organic selaku produsen beras organic premium bermerk RI-1. Program ini merupakan bagian dari pengembangan inovasi KFC dalam menyajikan nasi yang lebih pulen, nikmat, dan bergizi yang berasal dari 100% beras organic premium RI-1 karena budidayanya tanpa menggunakan bahan-bahan kimia mulai dari pembibitan hingga pengolahan lahan (lolos uji laboratorium Sucofindo yang menyatakan bebas pesticide organochlorine).  

Selain untuk memenuhi kebutuhan 15 juta pelanggannya di lebih dari 340 cabang, secara tidak langsung KFC juga turut membantu meningkatkan taraf hidup petani local di Jawa Tengah dan Lampung karena KFC membeli beras organic yang dihasilkan petani 10% lebih tinggi dari yang ditetapkan pemerintah.

Diharapkan pencanangan program ini dapat menjadi motivator bagi para petani untuk mengambil inisiatif dalam mengurangi atau bahkan menghilangkan ketergantungan terhadap pihak luar (subsidi pupuk kimia) dengan menggali kembali kearifan bertani yang sehat dan selaras dengan alam.

 

Sumber: Kompas, Minggu, 22 Juni 2008

Keterangan Foto: Managing Director PT Biotech Inti Organic, Hermanus Jarot (kiri), Brand Manager KFC, Novrizal (tengah) dan GM Business Development KFC, Gandhi Lie, saat peluncuran “KFC 100% Organic Rice” di Yogyakarta, Jumat (13/6)

 

Reaksi Pemulihan

Berdasarkan teori “Pengobatan Alami”, jika anda mengkonsumsi Melilea Greenfield Organic sampai tahap tertentu dimana fungsi organ tubuh mulai pulih kembali. Tubuh akan mengalami 4 (empat) tahap “Reaksi Pemulihan”.

1. Reaksi Awal.
Setelah mengkonsumsi Melilea Greenfield Organic, proses detoksifikasi dan pembersihan organ dalam akan berlaku. Metabolisme tubuh menjadi aktif dan reaksinya sbb:

a. Kontrol emosi meningkat
b. Sistem Imuniti bertambah kuat
c. Tidak merasa letih
d. Raut muka menjadi ceria
e. Kulit menjadi berseri-seri
f. Nafsu syahwat meningkat
g. Dalam jangka pendek akan terasa pening karena kontrol emosi meningkat sehingga kurang tidur.

2. Masa Proses Detoksifikasi

Melilea Greenfield Organic akan menjadikan:
a. Metabolisme tubuh anda akan meningkat
b. Toksin keluar dari tubuh
c. Tubuh menjadi alkali karena asidnya dikurangkan
d. Anda kerap buang air besar dan warna tinjanya bertambah gelap
e. Sebagian anda akan mengalami gatal-gatal pada muka, dahak bertambah banyak, batuk, rasa marah sedikit meningkat, sakit tekak, hilang suara dan influenza.

3. Masa sakit-sakit Sementara
Semasa proses detoksifikasi dimana tubuh sedang mengalami proses pemulihan, anda akan mengalami sakit-sakit. Jika anda pernah mengalami sakit, ia akan bertambah, itu pertanda baik dan ia akan hilang dalam waktu singkat.

4. Masa Keletihan ketika Pertumbuhan Kembali Sel-Sel
Sel tubuh akan tumbuh kembali dan emosi anda mungkin akan tidak stabil pada waktu ini. Reaksi dari proses detoksifikasi sedang berlangsung dan itu dapat menyebabkan keletihan tetapi tidak akan berlangsung lama.

Setelah mengalami 4 (empat) tahap tersebut, fungsi tubuh menjadi aktif kembali. Anda akan merasa lebih bertenaga, kulit jadi lembut dan berseri-seri, bintik hitam dan bintik orang tua lenyap, dan wajah anda menjadi lebih menarik.
Ingat ! Itu semua BUKAN EFEK SAMPING
Tetapi “REAKSI PEMULIHAN”

Manfaat Melilea Organic Soya Drink

Melilea Organic Soya Drink mengandung:

1. Protein Tumbuhan :

• Setiap 100g Melilea Organic Soya Drink mengandung 23g protein

• Mengandung 22 jenis Asam Amino termasuk asam amino yang dibutuhkan

• Omega 6 & Omega 3

• Protein Digestibility Amino Acid Score (PDCAAS) =1.0

 

2. Isoflavon :

Sejenis phytonutrien yang strukturnya sama dengan struktur estrogen.

 

o Fungsi-fungsi Isoflavones

• Melawan Kanker terutama kanker prostat, payudara, uterus, dan usus

• Mengurangi Kolesterol

• Meningkatkan HDL dan mengurangi LDL

• Mengurangi gejala menopause

 

3. Bahan Mineral :

Mineral : Kalsium, Magnesium, zat besi, Potassium, Fosforus, Selenium dan Zink. 

Kalsium membantu kita meningkatkan kekuatan tulang serta dapat mencegah Osteoporosis

 

Selenium ialah antioxidan yang membantu kita mengoksidakan lemak dari sel badan

 

4. Lesitin :

o Menurunkan LDL

o Mengurangi resiko serangan jantung, tekanan darah tinggi

o Menguatkan sel tubuh

o Membantu dalam perkembangan sel otak

 

5. Saponin:

  • Mengurangi pengumpulan radikal bebas yang menyebabkan resiko kanker
  • Sumber protein nabati yang terbaik
  • Meningkatkan metabolisme tubuh
  • Menguatkan sistem imun tubuh
  • Menstabilkan kadar gula darah
  • Melindungi jantung
  • Menambah daya ingat
  • Membentuk tulang yang kuat
  • Menurunkan resiko sakit jantung
  • Menurunkan tekanan darah dan kolesterol
  • Mencegah menopause bagi wanita
  • Menurunkan resiko kanker payudara
  • Menurunkan resiko kanker prostat
  • Mengurangi resiko serangan jantung dan stroke
  • Menghasilkan tenaga dan meningkatkan kesehatan

Sayur Organic Sehatkan Jantung

Buah dan sayuran yang dibudidayakan oleh bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis, atau disebut dengan makanan organik, ternyata lebih baik untuk jantung dibandingkan dengan sayuran dan buah non organik.

Dalam studi perbandingan selama periode 10 tahun antara tomat organik dengan tomat biasa, para peneliti dari Universitas California, AS, menemukan tomat organik memiliki kandungan flavonoid, jenis zat antioksidan, dua kali lebih banyak.

Flavonoid sendiri memiliki segudang manfaat, antara lain menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, serta disebut-sebut sebagai penangkal kanker dan demensia (pikun).

Hasil studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry tersebut menyatakan kadar nitrogen dalam tanah yang dipakai untuk pertanian organik mungkin adalah penyebab tingginya kadar flavonoid.

Sementara itu majalah New Scientist melaporkan perbedaan kadar flavonoid antara sayur organik dan non organik disebabkan karena tidak adanya pupuk kimia dalam pertanian organik.

Flavonoid diproduksi sebagai mekanisme pertahanan alami akibat kurangnya nutrisi, seperti rendahnya kadar nitrogen dalam tanah. Sedangkan pertanian non organik biasanya memakai pupuk yang sudah mengandung nitrogen.

Menanggapi hasil penelitian tersebut, The Food Standards Agency (FSA), mengatakan belum ada bukti yang menyebutkan sayuran organik baik untuk kesehatan. “Berdasarkan penelitian kami memang ada beberapa nutrisi dalam makanan organik yang berbeda dengan non organik, namun itu tidak berarti lebih sehat,” kata juru bicara FSA seperti dikutip bbcnews.

Sebagai contoh, susu organik memiliki kadar asam omega-3 lebih tinggi, tetapi menurut FSA susu organik memiliki asam lemak yang termasuk rantai pendek (short-chain fatty acids) yang kurang baik untuk kesehatan. Sementara itu asam lemak omega-3 juga bisa didapatkan pada minyak ikan.

Sumber: BBC

 

 

Penderita Stroke Makin Muda

Penderita stroke umumnya berusia 50 tahun. Tapi itu dulu. Sejak awal tahun ini, ada pergeseran usia penderita. Berdasar data, makin banyak penderita stroke dengan usia rata-rata 30 tahun. Stroke adalah konsisi yang terjadi karena pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu.

“Di antara semua pasien stroke , 10 persen di ataranya berusia sekitar 30 tahun. Pasien stroke termuda yang pernah saya tangani berusia 27 tahun dan yang tertua 74 tahun,” jelas dr Joni Wahyuhadi SpBS, ahli bedah syaraf RS Spesialis Husada Utama.

Artinya, kata dia, jika dalam sebulan terdapat 60 pasien stroke baru, enam di antaranya berusia 30 tahun. Menurutnya ada beberapa penyebab terjadinya pergeseran usia penderita stroke . Di antaranya, gaya hidup dan pola makan yang kurang sehat. Hal tersebut memicu menjangkitnya beberapa penyakit degeneratif. Misalnya hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes melitus (kencing manis), dan kolesterol.

“Perokok aktif dan stress tinggi berkelanjutan juga mempertinggi kemungkinan terjadi stroke ,” tegasnya. Apakah merokok pada usia muda juga meningkatkan angka penderita stroke pada usia 30 tahun? Joni mengiyakan kemungkinan tersebut. Sebab, rokok bisa merusak pembuluh darah. Tak terkecuali pembuluh darah yang mengarah ke otak. “Itulah yang harus disadari masyarakat saat ini, agar lebih concern menjaga kesehatan dan menjauhi faktor risiko tersebut,” katanya.

Selain itu, faktor genetik tak bisa dilupakan. Bila orang tua menderita penyakit degeneratif, ada kemungkinan anak mengalami hal yang sama. Karena itu, jelas Joni, jika memang termasuk risiko tinggi mengidap stroke atau penyakit degeneratif, segera lakukan gaya hidup sehat. “Itu untuk mengurangi kemungkinan terkena penyakit yang sama,” jelasnya.

Bukan hanya terjadi pergeseran usia. Angka penderita stroke ternyata terus menunjukkan peningkatan. Saat ini kata Joni, tiap hari ada 1- pasien stroke baru yang berobat. Padahal tahun sebelumnnya, belum tentu ada pasien baru tiap hari. “Kondisi ini sangat mengkhawatirkan,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Salah satunya, Joni menekankan perlunya diadakan upaya dan sosialisasi lebih optimal agar kesadaran orang tua akan bahaya stroke makin meningkat. “Kalau sudah tahu mereka bisa mencari cara untuk menghindarinya,” ujar Joni.

(Sumber Jawa Pos, Kamis 12 Juni 2008)