Manfaat Melilea Organic Soya Drink

Melilea Organic Soya Drink mengandung:

1. Protein Tumbuhan :

• Setiap 100g Melilea Organic Soya Drink mengandung 23g protein

• Mengandung 22 jenis Asam Amino termasuk asam amino yang dibutuhkan

• Omega 6 & Omega 3

• Protein Digestibility Amino Acid Score (PDCAAS) =1.0

 

2. Isoflavon :

Sejenis phytonutrien yang strukturnya sama dengan struktur estrogen.

 

o Fungsi-fungsi Isoflavones

• Melawan Kanker terutama kanker prostat, payudara, uterus, dan usus

• Mengurangi Kolesterol

• Meningkatkan HDL dan mengurangi LDL

• Mengurangi gejala menopause

 

3. Bahan Mineral :

Mineral : Kalsium, Magnesium, zat besi, Potassium, Fosforus, Selenium dan Zink. 

Kalsium membantu kita meningkatkan kekuatan tulang serta dapat mencegah Osteoporosis

 

Selenium ialah antioxidan yang membantu kita mengoksidakan lemak dari sel badan

 

4. Lesitin :

o Menurunkan LDL

o Mengurangi resiko serangan jantung, tekanan darah tinggi

o Menguatkan sel tubuh

o Membantu dalam perkembangan sel otak

 

5. Saponin:

  • Mengurangi pengumpulan radikal bebas yang menyebabkan resiko kanker
  • Sumber protein nabati yang terbaik
  • Meningkatkan metabolisme tubuh
  • Menguatkan sistem imun tubuh
  • Menstabilkan kadar gula darah
  • Melindungi jantung
  • Menambah daya ingat
  • Membentuk tulang yang kuat
  • Menurunkan resiko sakit jantung
  • Menurunkan tekanan darah dan kolesterol
  • Mencegah menopause bagi wanita
  • Menurunkan resiko kanker payudara
  • Menurunkan resiko kanker prostat
  • Mengurangi resiko serangan jantung dan stroke
  • Menghasilkan tenaga dan meningkatkan kesehatan

Sayur Organic Sehatkan Jantung

Buah dan sayuran yang dibudidayakan oleh bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis, atau disebut dengan makanan organik, ternyata lebih baik untuk jantung dibandingkan dengan sayuran dan buah non organik.

Dalam studi perbandingan selama periode 10 tahun antara tomat organik dengan tomat biasa, para peneliti dari Universitas California, AS, menemukan tomat organik memiliki kandungan flavonoid, jenis zat antioksidan, dua kali lebih banyak.

Flavonoid sendiri memiliki segudang manfaat, antara lain menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, serta disebut-sebut sebagai penangkal kanker dan demensia (pikun).

Hasil studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry tersebut menyatakan kadar nitrogen dalam tanah yang dipakai untuk pertanian organik mungkin adalah penyebab tingginya kadar flavonoid.

Sementara itu majalah New Scientist melaporkan perbedaan kadar flavonoid antara sayur organik dan non organik disebabkan karena tidak adanya pupuk kimia dalam pertanian organik.

Flavonoid diproduksi sebagai mekanisme pertahanan alami akibat kurangnya nutrisi, seperti rendahnya kadar nitrogen dalam tanah. Sedangkan pertanian non organik biasanya memakai pupuk yang sudah mengandung nitrogen.

Menanggapi hasil penelitian tersebut, The Food Standards Agency (FSA), mengatakan belum ada bukti yang menyebutkan sayuran organik baik untuk kesehatan. “Berdasarkan penelitian kami memang ada beberapa nutrisi dalam makanan organik yang berbeda dengan non organik, namun itu tidak berarti lebih sehat,” kata juru bicara FSA seperti dikutip bbcnews.

Sebagai contoh, susu organik memiliki kadar asam omega-3 lebih tinggi, tetapi menurut FSA susu organik memiliki asam lemak yang termasuk rantai pendek (short-chain fatty acids) yang kurang baik untuk kesehatan. Sementara itu asam lemak omega-3 juga bisa didapatkan pada minyak ikan.

Sumber: BBC