Konsep Kesehatan ABCD

Internet ternyata benar-benar telah merambah daerah.  Ketika sedang browsing, saya menemukan artikel mengenai kesehatan yang sangat relevan dengan isi blog saya, di www.bojonegoro.co.id

Judul artikel saya sesuaikan dengan isinya supaya lebih berkesan.

Inilah konsep kesehatan terkini yang diyakini akan menjadi tren berikutnya seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Sejatinya konsep ini mengusung 4 metode dasar, yakni: Cleansing, Activating, Balancing dan Defending.

Ketika disingkat akan terbaca CABD, namun agar lebih membuatnya mudah diingat, maka saya singkat menjadi:

Konsep ABCD …

C – Cleansing,

Mengeluarkan semua toksin/ racun yang berbahaya bagi tubuh, yang telah menumpuk di dalam tubuh selama bertahun-tahun.

Dari mana datangnya Toksin /Racun dalam tubuh ? :
Pencemaran Udara yang mengotori darah dan organ tubuh kita sebagai penyebab penyumbatan pembuluh darah (atherosclerosis) dan kerusakan ginjal.
Makanan Cepat Saji (fastfood) yang diolah dengan kimia sintesis untuk pewarna, aroma, pengawet, bumbu penyedap (monosodium glutamat = MSG = vetsin = mecin) sebagai pencetus zat carsinogen pemicu kanker.
Minuman yang mengandung kimia sintesis untuk pengawet, pewarna, perasa, gula bibit / aspartam dan gas karbon dioksida yang dapat merusak lambung, juga air minum berunsur logam seperti Fe, Al, Mn, Hg, kaporit yang dapat merusak ginjal.
Hasil Pertanian / Perkebunan yang pengolahannya menggunakan racun pembasmi hama dan pupuk non organik adalah penyebab inbalance hormone, kerusakan ginjal (cuci darah), sakit kuning (liver), dan pencetus zat carsinogen pemicu kanker.

Kebiasaan Buruk (bad habit), seperti merokok, kecanduan zat addictif, begadang, tidak menjaga kebersihan, makan / minum tidak teratur, terlalu berat berpikir / bekerja, dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan.
Obat-obatan Kimia Sintesis merupakan penyebab timbulnya penyakit baru dan bila dikonsumsi secara berlebihan akan merusak organ-organ tubuh kita (side effect = efek negatif).

Dalam keadaan tertentu racun terus meningkat dalam tubuh kita dan menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, sehingga kita harus mengeluarkannya dari dalam tubuh kita.
Pembersihan racun dari dalam tubuh kita dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan bantuan produk-produk alami yang ada di sini.

A – Activating,

Mengaktifkan sel tubuh untuk mengoptimalkan penyerapan nutrisi dalam tubuh.

Dengan meningkatkan pemasukan nutrisi kedalam sel tubuh dan sel darah, membantu regenerasi sel darah merah dan meningkatkan kadar oksigen dalam darah, menghambat proses oksidasi dan menstimulasi regenerasi sel organ tubuh untuk berkerja secara optimal dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit.

B – Balancing,

Mensuplai nutrisi yang seimbang ke dalam tubuh.

Nutrisi yang dibutuhkan dalam tubuh dapat kita penuhi dengan pola makan yang baik yaitu 5 porsi sayur dan buah-buahan. Nutrisi yang seimbang sangat dibutuhkan sel tubuh untuk terus beraktifitas, seperti vitamin, mineral dan zat gizi lain yang dibutuhkan oleh tubuh kita untuk melancarkan, menyeimbangkan sistem hormonal serta keseimbangan asam-basa dalam tubuh.

D-Defending,

Meningkatkan sistem pertahanan tubuh.

Dengan merangsang sel tubuh untuk membentuk antibodi dalam membantu mempertahankan tubuh dari bahaya radikal bebas dan serangan penyakit, juga turut berperan dalam menjaga kesehatan.

3 Responses to “Konsep Kesehatan ABCD”

  1. lin Says:

    nafas/mulut saya berbau. kadang@ selepas gosok gigi ada ketulan lembut kekuningan keluar dari kerongkong dan berbau busuk. bagaimana cara saya mengatasi masalah ini. Terima kasih

  2. Iva Says:

    Ibu Harlena Yth,

    Terimakasih telah mengunjungi blog saya.
    Saya bukan seorang dokter sehingga mungkin tidak berkompeten dalam memberikan diagnosa medis. Namun begitu dari sejumlah pengalaman/kasus yang terjadi, mulut/napas yang berbau walaupun sudah menyikat gigi, biasanya terjadi karena adanya gangguan pada saluran pencernaan atau bahkan lebih jauh lagi gangguan di organ vital sistem penyaringan (pemisah nutrisi dan racun), yakni hati/liver dan ginjal/kidney.

    Pada umumnya, kondisi sakit adalah karena terjadinya kegagalan organ tubuh manusia dalam menyingkirkan ampas/residu, lendir/mucus serta toksin (bahan buangan beracun) yang menghalangi fungsi-fungsi normal tubuh manusia. Toksin tersebut tidak saja dapat mengganggu fungi pencernaan kita unutk bekerja secara normal, tetapi juga dapat mengikuti peredaran darah ke berbagai bagian organ vital kita, misalnya merusakkan sistem sirkulasi (pembuluh darah), lalu menuju ke organ-organ penyaringan (sistem hati dan ginjal), dan organ-organ pengeluaran/ekskresi (sistem gastrousus).

    Jadi, apapun gejala sakit yang ditampakkan oleh organ tubuh kita, sebetulnya adalah akibat dari kegagalan tubuh kita dalam mengeluarkan zat-zat racun (toksin) dari dalam tubuh kita.

    Untuk itu perlu sekali kita melakukan yang namanya detoksifikasi. Ada banyak cara melakukan detoksifikasi, di antaranya dengan mengkonsumsi sayu/buah/biji2an tertentu dalam jumlah yang dianjurkan. Namun begitu kita juga wajib waspada, karena ladang pertanian/perkebunan pun saat ini tidak bebas dari paparan racun melalui pestisida dan herbisida. Untuk itu konsumsilah bahan makanan yang benar2 bebas racun atau makanan organic.

    Jika boleh menganjurkan, minum Melilea Greenfield Organic (MGFO) dengan cara-cara tertentu dapat mengeluarkan racun/toksin dari tubuh secara efektif. Saya sudah membuktikannya. Ketika pertama kali mengkonsumsi MGFO, toksin saya keluar di hari kedua sepanjang 7cm, hari kedua keluar sekitar 1,5mtr. Toksin terebut keluar bersamaan dengan feces tapi akan mengambang di permukaan air toilet. Teksturnya pun berbeda dg feces, ia lebih kenyal mirip karet. Kalau feces mudah terurai. Baunya seperti gas beracun, benar2 kimiawi, karena ia berasal dari bahan pengawet/pewarna/penstabil makanan yang kita makan sehari2, dan tentunya sisa2 pestisida dan herbisida yang ada di sayuran/buah2an yang kita konsumsi.

    Kemudian di hari-hari berikutnya saya merasakan tubuh saya makin fit dan tidak mudah mengantuk/lelah.

    Alhamdulillah, kebetulan saya tidak mempunyai keluhan khusus, selain perut yang agak buncit. Tadinya saya kira karena efek setelah hamil dan melahirkan. Ternyata itu juga karena adanya toksin yang menumpuk di usus sepanjang 1,5mtr dengan berat kira2 hampir 2kg!!!

    Demikian penjelasan dari saya, jika ada yang kurang jelas, please feel free to let me know.

    Glad to help,
    Iva (Mama Selma)

  3. LIE Indra Muliawan Says:

    Mbak Iva,

    Katanya bukan dokter tapi penjelasannya kok detil seperti dokter aja.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: