Toksin Anakku

Seperti yang sudah saya tulis di artikel2 sebelumnya, bahwa selama beras/sayur/buah yang kita konsumsi penanamannya masih menggunakan pupuk anorganik (kimiawi) dan menggunakan pestisida sebagai media pembasmi hama; adanya kandungan zat2 additif seperti pengawet, pemanis buatan, pewarna dll pada makanan/minuman kita serta berbagai polusi yang kita hirup entah itu dari asap kendaraan bermotor, asap rokok asap pabrik, dll, maka selama itu pulalah tubuh kita akan terpapar oleh resiko penumpukan residu zat2 kimiawi tersebut di atas.

Tidak hanya terjadi pada kita orang dewasa, namun hal ini juga dapat terjadi pada anak-anak. Heran? tentu saja hal ini sangat mungkin terjadi. Coba kita bayangkan menu makanan dan jajanan anak-anak jaman sekarang. Mereka mengkonsumsi bakso, sosis, aneka snack dan minuman “ajaib” seperti yang sering kita lihat di TV.

Anak saya juga demikian adanya. Kebetulan beras yang kami konsumsi belum beras organic, paling2 kalau makan di KFC saja yang sudah menggunakan beras organic, lalu anak saya suka sosis, dan tentunya aneka snack yang walaupun sudah kita pilih dengan sangat hati2, tetap saja mengandung zat additif. Namun sekarang saya sudah lega karena sudah ada Melilea yang bisa membantu meluruhkan semua residu tersebut.

Sejak mengkonsumsi Melilea Greenfield Organic, saya juga membiasakan seluruh anggota keluarga saya untuk juga mengkonsumsinya. Misal:

  • Suami, minimal 2x sehari, paling suka dicampur dengan Henry Apple Juice Organic. 5 hari setelah konsumsi livernya merespon dengan rasa sakit yang hebat selama 5 hari. Tapi setelahnya, suami mengaku badannya makin fit. Kebetulan waktu SMP suami sudah kena livernya, dan kedua mertua saya meninggalnya karena kanker hati (sirosis).
  • Saya, sama, mengkonsumsi minimal 2x sehari karena sudah dalam masa post-fasting. Oh ya, diusahakan dalam sebulan kita melakukan organic-fasting selama 3-7 hari saja secara berturut2 (puasa organic, sebagaimana yang dimaksudkan untuk program detoks). Saya paling suka mencampurnya dengan Melilea Soya alias susu kedelai Melilea, karena menurut saya bisa mengenyangkan…hehehe.
  • Selma, 8 tahun, saya berikan sehari sekali tiap pagi waktu mau mandi. Paling suka dicampur Henry Apple Juice Organic. Dosisnya hanya 150cc air, jadi separuh porsi orang dewasa.
  • Salman 3 tahun, Saddam 2 tahun. Susunya pakai Melilea Soya tapi saya tambahkan dengan kira-kira 1/3 sendok teh Melilea GreenField Organic di setiap sajiannya. Jadi, kebiasaan saya dalam menyediakan susu untuk anak saya adalah dengan menyiapkan bubuk susunya plus saya tambahkan Melilea Greenfield Organic di dalam wadah khusus yang ada partisi2nya utk siap buat sekali porsi. Jadi praktis, bisa langsung bikin ketika dibutuhkan.

Nah, hasilnya….. taraaa!!!! inilah foto tosi anak saya yang terkecil, si Saddam. Lihat, beda banget kan antara toksin dan feces? kalo toksin bentuknya memanjang karena memang ia adalah endapan/residu racun2 yang nempel di sepanjang usus. Sementara feces bentuknya, yaaa gitu deh ;p karena memang ia adalah sisa2 saripati makanan yang telah diolah, dan diserap oleh usus.

KFC Now 100% Organic Rice

Sejalan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang makin memperhatikan kualitas kesehatan dan makanan yang dikonsumsinya, Kentucky Fried Chicken (KFC) turut mencanangkan KFC Go Organic 2010, yang dilakukan mulai April 2008 lalu di seluruh Jawa Tengah.

Program ini merupakan kerja sama KFC dengan PT Biotech Inti Organic selaku produsen beras organic premium bermerk RI-1. Program ini merupakan bagian dari pengembangan inovasi KFC dalam menyajikan nasi yang lebih pulen, nikmat, dan bergizi yang berasal dari 100% beras organic premium RI-1 karena budidayanya tanpa menggunakan bahan-bahan kimia mulai dari pembibitan hingga pengolahan lahan (lolos uji laboratorium Sucofindo yang menyatakan bebas pesticide organochlorine).  

Selain untuk memenuhi kebutuhan 15 juta pelanggannya di lebih dari 340 cabang, secara tidak langsung KFC juga turut membantu meningkatkan taraf hidup petani local di Jawa Tengah dan Lampung karena KFC membeli beras organic yang dihasilkan petani 10% lebih tinggi dari yang ditetapkan pemerintah.

Diharapkan pencanangan program ini dapat menjadi motivator bagi para petani untuk mengambil inisiatif dalam mengurangi atau bahkan menghilangkan ketergantungan terhadap pihak luar (subsidi pupuk kimia) dengan menggali kembali kearifan bertani yang sehat dan selaras dengan alam.

 

Sumber: Kompas, Minggu, 22 Juni 2008

Keterangan Foto: Managing Director PT Biotech Inti Organic, Hermanus Jarot (kiri), Brand Manager KFC, Novrizal (tengah) dan GM Business Development KFC, Gandhi Lie, saat peluncuran “KFC 100% Organic Rice” di Yogyakarta, Jumat (13/6)

 

Sayur Organic Sehatkan Jantung

Buah dan sayuran yang dibudidayakan oleh bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis, atau disebut dengan makanan organik, ternyata lebih baik untuk jantung dibandingkan dengan sayuran dan buah non organik.

Dalam studi perbandingan selama periode 10 tahun antara tomat organik dengan tomat biasa, para peneliti dari Universitas California, AS, menemukan tomat organik memiliki kandungan flavonoid, jenis zat antioksidan, dua kali lebih banyak.

Flavonoid sendiri memiliki segudang manfaat, antara lain menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, serta disebut-sebut sebagai penangkal kanker dan demensia (pikun).

Hasil studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry tersebut menyatakan kadar nitrogen dalam tanah yang dipakai untuk pertanian organik mungkin adalah penyebab tingginya kadar flavonoid.

Sementara itu majalah New Scientist melaporkan perbedaan kadar flavonoid antara sayur organik dan non organik disebabkan karena tidak adanya pupuk kimia dalam pertanian organik.

Flavonoid diproduksi sebagai mekanisme pertahanan alami akibat kurangnya nutrisi, seperti rendahnya kadar nitrogen dalam tanah. Sedangkan pertanian non organik biasanya memakai pupuk yang sudah mengandung nitrogen.

Menanggapi hasil penelitian tersebut, The Food Standards Agency (FSA), mengatakan belum ada bukti yang menyebutkan sayuran organik baik untuk kesehatan. “Berdasarkan penelitian kami memang ada beberapa nutrisi dalam makanan organik yang berbeda dengan non organik, namun itu tidak berarti lebih sehat,” kata juru bicara FSA seperti dikutip bbcnews.

Sebagai contoh, susu organik memiliki kadar asam omega-3 lebih tinggi, tetapi menurut FSA susu organik memiliki asam lemak yang termasuk rantai pendek (short-chain fatty acids) yang kurang baik untuk kesehatan. Sementara itu asam lemak omega-3 juga bisa didapatkan pada minyak ikan.

Sumber: BBC

 

 

Bahan Greenfield Organic

Kita mungkin setuju dengan manfaat dan keampuhan bahan makanan organic terutama untuk kesehatan tubuh. Bahkan sudah mulai menjadi trend saat ini, produk-produk organic mulai bermunculan, misalnya beras organic yang sangat digemari kalangan penderita diabetes dan orang tua anak2 berkebutuhan khusus semisal autis karena diyakini bebas pencemaran yang mempunyai dampak memperburuk kualitas kesehatan.

Demikian pula dengan Melilea Greenfield Organic yang terdiri dari aneka biji2an, sayuran, rempah dan buah2an organic, tentunya mengandung manfaat yang luar biasa pula.

Melilea Greenfield Organic terbuat dari Biji – Bijian (Beras, Gandum, Jagung, Barley), Oat Bran, Spirulina, Wortel, Bayam, Seledri, Cengkeh, Kelp, Lobak, Watercress, Enzim Papaya, Protein Kedelai Terhidrolisis, Kubis, Dulse, Jahe, Protein Kedelai, Parsley, dan lain-lain.
Berikut ini Komposisi dan manfaatnya masing-masing bahan tersebut:

Dulse, Khasiatnya untuk mencegah tekanan darah tinggi, kencing manis, penyakit syaraf dan kanker usus besar. Disamping itu Dulse juga memelihara kesehatan gigi serta keindahan rambut dan kulit.

Enzim Pepaya, Khasiatnya membantu memperlancar pencernaan dan menyerap protein asli dan meningkatkan fungsi fisiologi serta memulihkan tisu. Pepaya juga mengandung sejenis enzim untuk memisah – misahkan protein menjadi asam amino.

Sekam Gandum, kaya dengan vitamin B lengkap dan mengandung zat zat murni yang berasal dari dalam tanah yang berkhasiat untuk menyembuhkan wasir, sembelit, mencegah penuaan kulit agar kulit terasa lembut dan halus. Sekam gandum juga dapat mengurangi kolesterol, mencegah penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Spirulina, sejenis tumbuh tumbuhan laut mikroskopik yang kaya akan gizi, Spirulina merupakan sejenis makanan paling lengkap yang memberikan protein, vitamin, klorofil, betakarotin, mineral dan lain sebagainya. Spirulina juga dapat menambah tenaga, meyeimbangkan hormon tubuh, menetralisir tingkat PH tubuh serta menghindari berbagai jenis penyakit terminal.

Rempah Rempah, kaya akan serat tumbuh tumbuhan dan mineral minoritas yang dapat membantun proses pembersihan racun.

Cranberry, Sumber yang baik akan vitamin C dan fiber. Tinggi akan anti Oksidasi dan meningkatkan kekebalan tubuh. Vitamin C yang ada didalam Cranberry berguna untuk mencegah resiko terjadinya infeksi pada saluran kencing, menghilangkan racun yang berasal dari peredaran darah serta membantu mengurangi pelekatan bakteri pada gigi, sangat bagus mengobati bisul, mencegah resiko terjadinya penyakit jantung dan menghambat pertumbuhan sel kanker serta mengurangi kerusakan pada sel sel otak yang berhubungan dengan stroke.
Lemon, kaya akan sumber vitamin C yang berguna untuk membantu membersihkan pencernaan dalam tubuh serta menghilangkan pembuangan dalam hati. Didalam jus lemon mempunyai anti bakteri yang sangat kuat. Vitamin P yang terdapat dalam lemon sangat berguna sekali didalam tubuh kita untuk memperlancar darah serta mencegah terjadinya pendarahan.

Rose Hips, pada umumnya terdapat vitamin C didalam Rose Hips, tetapi juga merupakan tumbuhan yang kaya akan flavonoids, yang berguna untuk meningkatkan metabolisma tubuh akan vitamin, juga mencegah resiko terjadinya infeksi pada ginjal, mengurangi gejala pusing pusing serta sangat berguna untuk mencegah terjadinya masuk angin, lemas lemas, sukar buang air besar, infeksi dan masalah yang terjadi di kantong kemih.

Apel, Banyak vitamin yang terdapat di aple terutama vitamin C, Sumber yang sangat baik akan fiber, yang berguna untuk menurunkan kolesterol. Apel juga mengandung mineral mineral yang sangat berguna bagi tubuh kita, seperti Potassium, yang diperlukan untuk mengatur keseimbangan air serta mengatur fungsi otot didalam tubuh kita. Didalam apel juga terdapat flavonoids, anti oksidasi yang memperkuat sistim kekebalan tubuh dan mencegah resiko gejala penyakit jantung dan kanker.

Limau, Sumber yang sangat bagus akan vitamin C, Citric Acid yang bebas, kalsium dan phosphorus. Limau mengandung senyawa flanovoids unik yang mempunyai anti oksidasi serta anti kanker. Jus limau kaya akan vitamin C yang berguna untuk meningkatkan ketahanan pada tubuh, mengurangi racun dalam tubuh serta menghambat terjadinya gejala akan segala penyakit.

Strawbery, menurut catatan kuno, stroberi digunakan sebagai alat diuretis dan homostetis. Herbalis dari swedia telah membuktikan bahwa stroberi dapat menyembuhkan penyakit gout, kandungan Ellargic dalam stroberi juga dapat mengurangi resiko penyakit kanker

Jeruk, dapat memperkuat hati, kaya akan vitamin P yang dapat mencegah pertumbuhan penyakit kanker, asma dan brokitis. Selain itu jeruk juga dapat meningkatkan antibodi tubuh kita.

Biji bijian (beras, gandum, jagung manis dan Jawawut), biji bijian berkulit kuning keemasan ini kaya dengan serat yang dapat merangsang pergerakan usus, biji bijian tersebut juga mengandung nutrisi anti kanker dan anti oksidase. Selain itu biji bijian ini dapat membantu memperlancar pencernakan dan pembuangan sisa sisa kotoran dalam tubuh. Seluruh biji bijian ini mempunyai daya serap yang sangat kuat sehingga dapat menimbulkan rasa kenyang dan melangsingkan badan dengan cara membakar lemak dalam tubuh.

Betakarotine (berasal dari Wortel, Core Chantenay, Lobak, Radikula, Daucus Carota dan Lobak Nantes), Betakarotin sanagat bermanfaat untuk meningkatkan daya penglihatan, menyembuhkan masalah pencernaan, menyembuhkan mencret, meningkatkan metabolisme dan daya tahan tubuh (selain itu betakarotin juga dapat mencegah kanker dan kerusakan sel sel tubuh yang diakibatkan oleh oksidasi)

Seledri, serat seledri membantu menurunkan berat badan, mencegah dan menyembuhkan kanker usus besar bila digunakan secara terus menerus. Seledri juga dapat mencegah penyakit jantung, Stroke, dan mengembangkan otot pembuluh darah untuk menurunkan tekanan darah.

Watercress, mengandung jumlah zat besi, kalsium, Vitamin A, Vitamin C dan asam folic yang significan, banyak manfaat yang didapat dengan mengkonsumsinya misalnya sebagai sumber phytonutrient dan anti oksida serta berfungsi membantu perbaikan dalam sistem pencernaan.

Bayam, kaya akan gizi yang dapat menyembuhkan masalah kurang darah, zat besi, kalsium, kalium, magnesium, folid asik, ribovlafin, (vitamin B2). Bayam juga berkhasiat memperlancar aliran darah dan memperaktif pembuluh darah, menambah vitamin A, C dan selenium yang berkhasiat mencegah sel sel agar tidak berubah menjadi sel kanker.

Parsley, kaya dengan zat zat yang berasal dari dalam tanah, termasuk kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1, B2 dan Selulosa. Jawawut juga dapat membantu sistim pencernaan dan metabolisme dalam tubuh.

Kubis, sayur sayuran yang kaya akan vitamin P, B dan C, keratin, Kerotina, serta gizi anti kanker seperti indoles dan selenium, Kubis dapat membersihkan racun, membunuh bakteri, menghentikan pendarahan dan menyembuhkan sembelit.

Kacang Kedelai, Protein penting untuk menyeimbangkan tingkat PH dalam tubuh menghasilkan antibodi, mengatur tingkat kelembaban, membekukan darah dan meningkatkan produksi air susu selama periode menyusui.

Jahe, dapat menghilangkan gejala gejala pilek dan menyembuhkan peradangan pada kulit dan masalah pencernaan usus

Gaya Hidup Organic

Faktor penting untuk menjaga kesehatan dan agar awet muda adalah dengan mulai bergaya hidup Organic.

Apakah yang dimaksud dengan Gaya Hidup Organic?

  • Hidup berharmoni dengan alam
  • Banyak mengkonsumsi air putih
  • Cukup mendapatkan sinar matahari dan udara segar (tidak hanya tumbuhan lho!)
  • Berolahraga untuk menjaga kesehatan dan awet muda
  • Mengendalikan emosi untuk mengurangi tekanan (stress)
  • Mengurangi rokok dan menghindari paparan asap rokok, alkohol dan pemakaian obat2an
  • Mengkomsumsi makanan organic yang tidak tercemar (pestisida, herbisida, pengawet, pewarna, penstabil makanan, non transgenik, dll).