Tabel Respon Tubuh

Setelah bertahun-tahun tubuh terkontaminasi aneka pencemaran yang berasal dari makanan, kualitas udara, asap rokok dll, sudah sepatutnya kita melakukan detoksifikasi. Program detoksifikasi awal yang lengkap sebaiknya berlangsung selama sebulan penuh.

Nah, ketika toksin telah keluar di minggu2 pertama, maka akan mulai timbul berbagai respon tubuh akibat semakin optimalnya kerja ginjal dan liver sebagai organ penyaringan racun. Setiap progam detoks pasti akan mengalami yang namanya “rasa tidak nyaman/sakit” di bagian tertentu ketika sebagian/seluruh racun telah berhasil dikeluarkan, sebagaimana halnya yang dirasakan oleh para pecandu Narkoba ketika didetoks. Agar tidak terjadi kepanikan, berikut ini saya tampilkan TABEL REAKSI yang dapat dijadikan acuan. Selamat mencoba!

Reaksi Pemulihan

Berdasarkan teori “Pengobatan Alami”, jika anda mengkonsumsi Melilea Greenfield Organic sampai tahap tertentu dimana fungsi organ tubuh mulai pulih kembali. Tubuh akan mengalami 4 (empat) tahap “Reaksi Pemulihan”.

1. Reaksi Awal.
Setelah mengkonsumsi Melilea Greenfield Organic, proses detoksifikasi dan pembersihan organ dalam akan berlaku. Metabolisme tubuh menjadi aktif dan reaksinya sbb:

a. Kontrol emosi meningkat
b. Sistem Imuniti bertambah kuat
c. Tidak merasa letih
d. Raut muka menjadi ceria
e. Kulit menjadi berseri-seri
f. Nafsu syahwat meningkat
g. Dalam jangka pendek akan terasa pening karena kontrol emosi meningkat sehingga kurang tidur.

2. Masa Proses Detoksifikasi

Melilea Greenfield Organic akan menjadikan:
a. Metabolisme tubuh anda akan meningkat
b. Toksin keluar dari tubuh
c. Tubuh menjadi alkali karena asidnya dikurangkan
d. Anda kerap buang air besar dan warna tinjanya bertambah gelap
e. Sebagian anda akan mengalami gatal-gatal pada muka, dahak bertambah banyak, batuk, rasa marah sedikit meningkat, sakit tekak, hilang suara dan influenza.

3. Masa sakit-sakit Sementara
Semasa proses detoksifikasi dimana tubuh sedang mengalami proses pemulihan, anda akan mengalami sakit-sakit. Jika anda pernah mengalami sakit, ia akan bertambah, itu pertanda baik dan ia akan hilang dalam waktu singkat.

4. Masa Keletihan ketika Pertumbuhan Kembali Sel-Sel
Sel tubuh akan tumbuh kembali dan emosi anda mungkin akan tidak stabil pada waktu ini. Reaksi dari proses detoksifikasi sedang berlangsung dan itu dapat menyebabkan keletihan tetapi tidak akan berlangsung lama.

Setelah mengalami 4 (empat) tahap tersebut, fungsi tubuh menjadi aktif kembali. Anda akan merasa lebih bertenaga, kulit jadi lembut dan berseri-seri, bintik hitam dan bintik orang tua lenyap, dan wajah anda menjadi lebih menarik.
Ingat ! Itu semua BUKAN EFEK SAMPING
Tetapi “REAKSI PEMULIHAN”

Penemuan Terbaru tentang Kanker Hati

Jangan Tidur Larut Malam

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (SGOT,SGPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!

 

Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK.

Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar.

 

Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan.

 

Tetapi ironisnya,ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

 

Penyebab utama kerusakan hati adalah :

 

1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama

2. Pola makan yang terlalu berlebihan.

3. Tidak makan pagi.

4. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.

5. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna,pemanis buatan.

6. Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil.

Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.

7. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur  dimakan mentah atau dimasakmatang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.

 

 

Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gayahidup dan pola makanan sehari-hari.

Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya

 

Sebab:

 

Malam hari pk 9 – 11:

adalah waktu pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana

tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negative bagi kesehatan.

 

Malam hari pk 11 – dini Hari pk 1:

adalah saat proses de-toxin (pembersihan) di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

 

Dini hari pk 1 – 3:

Adalah waktu proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.

 

Dini hari pk 3 – 5:

Adalah saat de-toxin (pembersihan) di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai

saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak

merintangi proses pembuangan kotoran.

 

Pagi pk 5 – 7:

Adalah saat de-toxin (pembersihan) di bagian usus besar, saatnya buang air di kamar mandi.

 

Pagi pk 7 – 9:

Adalah waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil,harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini,

bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.

 

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang

belakang untuk memproduksi darah

 

Sebab itu, tidurlah yang nyenyak dan jangan begadang!!!!

 

Ingat lagunya Bang Haji Rhoma Irama : “begadang jangan begadang…. !”

(Sumber: Milis Femina)

 

Program Detoksifikasi (Pembuangan Toksin)

Cara Minum Green Field Organic (GFO) Melilea — Untuk Program DETOKSIFIKASI

Minggu I-> Puasa makan nasi & lauk pauk, hanya konsumsi GFO minimal 3x sehari + 3 liter air putih / hari (atau total: 4 gelas x 3 x 250 cc)

300cc air + GFO –> ½ jam: 2 gelas air putih –> ½ jam: buah + 2 gelas air putih .… 3x sehari

Minggu II, III, IV:
300 cc air + GFO –> ½ jam: 2 gelas air putih –> ½ jam: buah + 1 gelas air putih –> ½ jam: nasi + lauk (½ porsi) + 1 gelas air putih …. 3x sehari

Green Field Organic (GFO)
1. Diminum 3x sehari, yaitu pagi, siang, sore (boleh lebih 3x atau setiap merasa lapar).
2. Air tidak boleh panas, yang dipakai air biasa atau dingin.
3. Masukkan 1 sendok takar GFO (botol besar, jika GFO botol kecil, maka berikan 3 sendok takar kecil yang sudah ada di dalam botol kemasan) dalam 300 cc air, kemudian air dikocok 5-10 kali dengan kencang di gelas yang tertutup rapat. Kemudian secepatnya minum sampai habis (tidak boleh diaduk dengan sendok). Setengah jam kemudian minum 2 gelas air putih.
4. Boleh dicampur jeruk nipis, madu asli, soya, jus buah.
5. Jarak minum pertama dengan kedua tidak lebih dari 6 jam.
6. Setelah minggu ke-IV boleh makan bebas (GFO idealnya 2x sehari & program detox minimal 1x seminggu).
7. Yang tidak perlu menjalankan puasa organik adalah anak-anak dibawah 12 tahun, ibu hamil & menyusui (tapi tergantung masing-masing individu), orang yang sakit parah dan terbaring.
8. Pahami konsep berpuasa agar anda dapat menjaga komitmen untuk menjalani puasa organik dengan cara yang baik dan benar.
9. GFO bisa dikonsumsi mulai dari bayi 4 bulan, ibu hamil dan menyusui, sampai usia lanjut.

Manfaat Detoks

Seri Andang Gunawan, ADN, ND sebagaimana yang dimuat di Majalah NIRMALA Mei 2004 – sebagian kecil tulisan asli dibuang.

Manfaat detoks bagi tubuh dan kesehatan:
Meremajakan sel-sel sehingga kulit pun menjadi bersih, sehat, kencang, dan lembut.
• Menurunkan kelebihan berat badan.
• Meningkatkan energi.
• Peningkatan indera penciuman, perasa, dan pendengaran.
• Pengeruta tumor (jika ada).
• Peradangan pada kelenjar getah bening hilang.
• Melancarkan peredaran darah dan getah bening.
• Memperbaiki daya ingat.
• Menghilangkan gejala-gejala penyakit seperti alergi, sakit kepala, kembung, dsb.
• Memperbaiki kadar gula darah dan tekanan darah.
• Memperbaiki fungsi liver dan ginjal.
• Meningkatkan daya tahan tubuh.
Ada beberapa metode detoks yang sering dilakukan saat ini. Mulai dari yang alami seperti puasa hingga yang menggunakan suplemen herba atau obat-obatan tertentu.

Program detoks yang baik harus dapat:
• Menormalkan pH (kadar keasaman) pencernaan
• Meringan beban fungsi enzim di pankreas
• Melancarkan kerja empedu dan mencairkan cairan empedu
• Mengurangi lemak dan penyumbatan pada liver
• Membangun flora usus
• Melancarkan pembuangan lendir dan ampas dari dinding usus agar penyerapan zat makanan menjadi lebih baik
• Membuang kotoran yang menyumbat saluran usus (catatan: penyumbatan pada usus dapat mengakibatkan kanker usus)
• Merangsang peristaltik usus agar pembuangan lebih lancar
• Membersihkan darah
• Membersihkan saluran kencing dan memperbaiki keseimbangan cairan tubuh
• Melancarkan peredaran getah bening
• Membuka pori-pori kulit
• Mengeluarkan lendir dari paru-paru serta melancarkan pernapasan